[Curhat-curhit] Warteg Usus Sudah Khatam

Ini postingan yang gak penting, sih. Semalam charger Usus khatam sudah setelah hampir enam bulan diiket-iket karet supaya bisa kasih makan si Usus. Udah gitu gak ada tetangga yang punya charger yang sama … jadilah Usus nganggur di meja belajar :’) menyedihkan.

Dengan rehatnya kekasih saya ini, saya pun gak bisa berbuat apa-apa selain memberitahu bahwa saya tidak akan update entri untuk beberapa saat, sampai saya punya uang buat beli charger baru buat dia. Duh, padahal masih semangat buat ngisi entri dengan tulisan-tulisan antah berantah, namun apa daya…aku tak kuasa. Duit enggak ada, beli paket aja yang tri internet harian 200 megabyte, itu juga seminggu sekali 😥 Hidup ini kejam.

Untung aja, kakak lagi gak di rumah, jadi saya ngetik entri ini dari laptopnya. Lebih nyaman ngetik di Usus daripada disini 😥 Terus juga lagu-lagu dia bukan selera eike banget. Sedih, deh. Padahal hampir tiap hari memadu kasih sama Usus, sampai-sampai bisa nyeplok telor di body-nya (ini enggak bener).

Kadang saya mikir, sih … ini kan yang rusak kabelnya, bisa gak, ya kabelnya diganti pakai kabel baru terus dimasukkin ke adaptor chargernya? Kalau gak bisa … ehhmm … bisa gak, ya kalau kabel yang putus ini dipotong terus kabel yang masih bagus dimasukkin ke adaptornya, duh susah ngejelasinnya >.< Dijawab, ya kalau ada yang tahu.

Do’ain, ya semoga Usus bisa dikasih warteg(?) baru. Atau, ya … tiba-tiba ini charger mati suri, lah.

Advertisements

2 thoughts on “[Curhat-curhit] Warteg Usus Sudah Khatam

You Can Be An Endorphin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s